Hasto menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kontemplatif. Di mana, ujarnya lagi, dalam tradisi pemimpin yang berjuang demi masa depan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia, maka diperlukan suatu tradisi menyepi dan berkontemplasi.
“Guna membahas secara jernih terhadap arah masa depan bangsa dan negara. Hal itulah yang secara periodik dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Jokowi,” kata Hasto. BB
Baca:
Komunikasi Berkuda Ala Puan dan Prabowo, Adakah Pesan Politik Tersirat?
Yapto Sebut Anies Baswedan ‘007 James Bond’, Pemuda Pancasila Wajib Pilih Jadi Presiden








Komentar