Hal ini dilakukan untuk menghindari duplikasi dan memastikan cakupan yang lebih luas.
“Kami saling menyesuaikan. Daerah yang sudah menjalankan, kita dukung. Daerah yang belum, kita intervensi dengan Berani Cerdas,” jelas Gubernur Anwar Hafid.
Keberhasilan program ini juga tidak lepas dari komitmen efisiensi anggaran. Dengan APBD yang telah ditetapkan sebelum pemerintahan BERANI, Pemerintah Provinsi melakukan optimalisasi belanja, terutama pada belanja perjalanan dinas dan operasional aparatur, sehingga dana dapat dialihkan ke sektor prioritas seperti pendidikan.
Dampak Langsung dan Strategi Jangka Menengah
Dalam sembilan bulan pelaksanaan, Program Berani Cerdas telah memberikan dampak langsung dengan menjaga keberlanjutan pendidikan dan menekan potensi angka putus sekolah di wilayah Sulteng.
Program ini tidak hanya bersifat bantuan jangka pendek, tetapi merupakan bagian integral dari strategi jangka menengah Pemerintah Provinsi Sulteng untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Bersama dengan Program Berani Sehat, Berani Cerdas menjadi dua dari Sembilan Program BERANI yang telah berjalan penuh dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulteng pada tahun pertama kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan wakilnya Reny Lamadjido.
Baca: Gedung Baru SMK Negeri 1 Luwuk Diresmikan Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Dampingi Bupati Amirudin








Komentar