Sebelumnya, Supriadi dilaporkan hilang usai diduga terjatuh dari tongkang di kawasan Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda pada Selasa (4/8) pagi saat menjalankan tugas.
Korban akhirnya ditemukan pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 11.30 WITA oleh tim penyelam BASARNAS, sekitar 20 meter dari lokasi awal dugaan jatuhnya korban.
Pencarian melibatkan tim gabungan dari BASARNAS, BPBD Morowali Utara, TNI, Polri, PT UKK, serta masyarakat setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.
Peristiwa ini turut menyita perhatian publik terkait penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan operasional perusahaan. Komisi III DPRD Morowali Utara berencana meminta penjelasan langsung dari PT UKK, mencakup kronologi kejadian, prosedur keselamatan kerja yang berlaku, serta langkah-langkah pascainsiden yang akan diambil perusahaan.
Hingga berita ini ditayangkan, PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK) belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Baca: Dugaan Korupsi RKAB Tambang Nikel PT Cocoman: Penyidik Geledah UPP di Morut














Komentar