Ia mengatakan pelaksanaan FORKKOM BAPPEDA ini sebagai ajang silaturahmi dan saling koordinasi antar insan perencana pembangunan daerah yang keberadaannya betul-betul hendak dimanfaatkan agar event ini memberikan sumbangsih terobosan pemikiran dari pesertanya.
Menurutnya FORKKOM ke-20 BAPPEDA se-Sulawesi Tengah tersebut indikator di dalamnya adalah indeks pembangunan manusia dan transformasi ekonomi yang berkualitas.
“Di dalamnya terbesit pesan penguatan ekonomi yang merata dan indeks pembangunan manusianya akan meningkat. Sayangnya Stuntingnya juga meningkat. InsyaAllah kedepan Stunting kita akan jauh lebih baik, sehingga Kota Palu bisa menurun Stuntingnya,” ungkapnya.
Ia mengatakan dari sisi perencanaan hendaknya setiap insan perencana pada semua label benar-benar dapat menguasai dengan presisi yang menyangkut metodologi tahapan serta instrumen.
Ia berharap dengan pelaksanaan FORKKOM BAPPEDA ini dapat mengakselerasi visi Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2021-2024 yakni Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah yang Lebih Sejahtera dan Lebih Maju sambil mendorong kerjasama antar kabupaten/kota.
Baca Juga: Lagi, Investasi PT GNI Memakan Korban! Ironinya Nyawa Karyawan Kembali Melayang














Komentar