gNews.co.id – Pesan restribusi jadi alasan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat mengenakan seragam bertuliskan Petugas Parkir di punggung bajunya.
Anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengaku tidak pesan tertentu dari kostum juru parkir yang ia pakai pada acara pawai pembangunan di Kota Solo, Jateng, Jumat (18/8/2023).
Pada kesempatan itu, Gibran tiba di lokasi acara bersama Putranya, Jan Ethes Srinarendra yang mengenakan kostum TNI.
“Konsep retribusi. Meramaikan pawai aja,” katanya.
Seperti diketahui, jagat maya atau media sosial ramai memperbincangkan kostum juru parkir bertuliskan ‘Petugas Partai’ yang dipakai Gibran.
Sementara, Yenny Wahid mengunggah foto Gibran di akun Twitter resminya @Yenny Zannuba Wahid.
Foto yang diunggah itu, Gibran pakai baju bertuliskan Petugas Partai.
“Ternyata petugas parkir. Kirain petugas par… colek @gibran_twit,” tulis Yenny Wahid.
Unggahan Yenny Wahid itu menuai beragam tanggapan dari netizen.
“Aya-aya wae,” cuit akun Twitte @Media Penyangga.
Ada pula Tweet akun @anuarilase dengan menanyakan kapan jadi tukang parkir.
Gibran membalas cuitan Yenny Wahid itu dengan menulis Wakil Presiden.
“Siap. Mohon arahan bu wakil Presiden,” cuitnya di akun resmi @gibran_tweet.

Cuitan Gibran itu langsung ditanggapi oleh para netizen.
“Haha bocoran nih, mas,” komentar salah seorang warganet.
Foto Gibran diunggah Yenny Wahid pada Jumat (18/8/2023) itu sudah mendapat Retweet sebanyak 666, 611 Tweet Kutipan, dan disukai sebanyak 3.738.
Tanggapan Pengamat
Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam.
Baca: Seragam Parkir di Perayaan HUT RI, Gibran ‘Nyinyir’ Siapa yang Disindir














Komentar