Gubernur Anwar Hafid membagikan pengalaman pribadinya berdakwah bersama almarhum K.H. Jabar Asyri (tokoh DDI), termasuk saat sempat diperiksa aparat karena dianggap aliran sesat.
“Kami ditahan di Kodim, tapi beliau tenang dan imannya kuat. Dari situ saya belajar keteguhan,” kenangnya.
Di akhir sambutan, Anwar Hafid mengajak generasi muda memegang teguh sanad keilmuan yang jelas.
“Ilmu yang bersambung hingga Rasulullah SAW adalah cahaya. Jangan belajar asal-asalan, ikuti guru yang sanadnya terpercaya,” pesannya.
Haul ke-13 ini berlangsung khidmat, mempererat tekhad bersama untuk melanjutkan perjuangan para ulama dalam membangun pendidikan Islam di Sulteng.
Pesantren Anwarul Quran sendiri menjadi simbol penerus estafet dakwah dan keilmuan yang diwariskan AGH. Abd. Wahab Zakariya.
Baca: Pasangan Anwar Hafid-Reny Lamadjido Hadiri Haul Habib Abubakar dan Maulid Nabi di Parigi Moutong














Komentar