Yasonna menekankan Pemerintah Indonesia dan Belanda perlu meningkatkan kerja sama untuk melawan kejahatan-kejahatan ini.
Indonesia sendiri telah menciptakan sistem database untuk memantau mobilitas korban kejahatan transnasional yang berhasil dipulangkan, serta mengetatkan proses pemeriksaan keimigrasian.
Selain itu, Indonesia sudah melakukan perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik, ekstradisi, dan kerja sama hukum dengan banyak negara untuk mengatasi kejahatan transnasional.
Selanjutnya, ujar Yasonna, kerja sama dengan Belanda ini akan semakin menguatkan level keamanan dan kemampuan pemerintah dalam melindungi masyarakatnya dari kejahatan.
Hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda di bidang hukum yang tengah berjalan telah menunjukkan tren positif.
Kedua negara rutin berdialog dalam forum Indonesia – the Netherlands Legal Update (INLU).
Forum dialog tahunan ini melibatkan berbagai kalangan baik pemerintah, penegak hukum, organisasi masyarakat sipil, para pakar hukum, dan akademisi untuk bertukar pandangan, pengalaman, dan praktik terbaik di bidang hukum.
Menteri Yeşilgöz menyampaikan apresiasi kepada Menteri Yasonna atas peningkatan kerja sama antara kedua negara.
Belanda akan terus mendukung Indonesia dalam memerangi kejahatan transnasional, upaya reformasi hukum, serta pemajuan HAM.
Kerja sama di bidang pemasyarakatan
Dalam kunjungannya ke Belanda, Menteri Yasonna juga membahas kerja sama di bidang pemasyarakatan.
Baca: Menkumham Dorong Penguatan Teknologi Intelijen Keimigrasian













Komentar