Ia menyampaikan produksi dan distribusi bahan kebutuhan pokok harus terjaga sampai ke akar rumput agar inflasi dapat terkendali sehingga tidak membebani ekonomi rumah tangga.
Kedua, kata Wapres, menata kebijakan fiskal dan moneter secara hati-hati dan efektif dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi.
Kebijakan yang dibuat mesti tepat guna dan fokus kepada sasaran, misalnya subsidi untuk kelompok masyarakat rentan dan alokasi anggaran secara efektif sesuai prioritas.
Ketiga, mempercepat inovasi dan digitalisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.
Dia menekankan pandemi melahirkan cara kerja baru dan inovasi serta mempercepat transformasi digital.
Sudah semestinya inovasi dan digitalisasi menjangkau semua kelompok masyarakat agar dapat menjadi medium kemajuan dan pertumbuhan, bukan sebaliknya menyuburkan ketimpangan.
Sempat, mendorong pemerataan dan keadilan ekonomi, di mana beberapa upaya yang telah dan dapat terus Pemerintah lakulan.
Mempromosikan bangun usaha koperasi, membatasi penguasaan lahan, memperluas akses modal bagi pelaku UMKM.
Kemudian optimalisasi BUMN dan industrialisasi perdesaan yang berbasis sumber daya lokal.
Baca: Prancis dan Jerman Krisis Energi, Apa Langkah Kedua Negara Hadapi Musim Dingin Tiba?










Komentar