Seperti diketahui, keluarnya surat rekomendasi Gubernur Sulteng kepada PT SMS untuk melakukan Pilot Project di wilayah Desa Oyom menimbulkan pro kontrak di masyarakat khususnya masyarakat Desa Oyom.
Bahkan masyarakat Oyom melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sulteng pada Kamis, 8 Desember 2022 lalu.
Mereka meminta agar Gubernur Sulteng mencabut rekomendasi tersebut karena dinilai sangat berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah – tengah masyarakat Oyom.
Kini, rekomendasi yang dikelurkan Gubernur Sulteng kepada PT SMS itu telah menjadi perhatian publij secara luas, sehingga perlu mendapat perhatian dari Gubernur Sulteng.
Baca: Rekomendasi Gubernur untuk PT SMS Jauh dari Bahasa UU Minerba








Komentar