Kami juga sudah membangun jembatan, bagi gerakan Petani Smart, lewat kerja sama multipihak dengan memberikan pelatihan Good Agriculture Practice (GAP) berbasis aplikasi digital agar produktivitas pertanian kita terutama komoditi jagung bisa naik, bahkan kami membuat demplot Jagung Smart yang Alhamdulillah produktivitasnya melampaui target nasional di atas 5 ton, layaknya cita-cita bapak Presiden dan Menteri Pertanian.
Namun, tentu Pak Menko Perekonomian dan Para Menteri mengetahui, rantai ekosistem ekonomi yang kini berjalan, bukan hanya pada aspek pengetahuan digital, kemampuan marketing, kualitas dan produktivitas produk, serta pemanfaatan inklusivitas pasar.
Namun juga menekankan pada kesiapan permodalan yang sebenarnya tersedia lewat program pemerintah nasional seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bapak kini jalankan.
Benarkah KUR untuk Rakyat?
Bapak Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang kami hormati, kemarin saya membaca kabar gembira bahwa bapak Menko menyampaikan program pemerintah terkait penambahan bagi nilai alokasi penyaluran KUR dari Rp 373,17 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp 460 triliun pada 2023.
Penulis adalah Ketua Kadin Donggala dan Akademisi Universitas Binus Jakarta








Komentar