gNews.co.id – Pengalaman panjang Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, mulai dari Bupati Morowali dua periode hingga anggota DPR RI, membentuknya menjadi sosok yang matang dan memahami kompleksitas pembangunan daerah.
Hal ini terlihat dalam pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Polibu, Rabu (9/7/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Anwar Hafid memaparkan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur strategis untuk Sulteng.
Menko AHY pun menyatakan apresiasinya setelah menyimak video dan presentasi yang disampaikan.
Tiga Kunci Pembangunan Infrastruktur Handal
Menko AHY menekankan tiga prinsip utama dalam membangun infrastruktur yang andal: konektivitas, sinkronisasi, dan resiliensi.
1. Konektivitas – Sulteng diharapkan menjadi poros penghubung antara kawasan timur dan barat Indonesia, memperkuat peran strategisnya dalam logistik dan perdagangan nasional.
2. Sinkronisasi – Pentingnya keselarasan antara visi-misi Presiden dengan program Gubernur agar pembangunan berjalan terarah dan efektif.
3. Resiliensi – Infrastruktur harus dirancang tahan bencana, mengingat Sulteng termasuk wilayah rawan gempa dan tsunami.
“Harus dipastikan infrastruktur dalam kondisi baik dan memiliki ketahanan terhadap bencana,” tegas AHY.
One Map Policy untuk Tarik Investor
Selain itu, Menko AHY menekankan pentingnya One Map Policy integrasi data spasial lintas instansi untuk memberikan kepastian dan kemudahan bagi investor.
“Berikan kepastian agar investor datang dengan modal. One Map Policy membantu mengidentifikasi sektor potensial, seperti pariwisata,” ujarnya.












Komentar