Selain itu, menunjukkan keikutsertaan bangsa Indonesia dalam riset kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.
“Karenanya dalam pameran ini kami pun menjelaskan secara detail kepada para pengunjung soal pembuatan Power Distribution Panel (PDB) sendiri, pembuatan Battery Management System (BMS) sendiri dan menunjukkan mobil Formula SAE Electric Arjuna AF-03,” kata dia.
Dia menyampaikan Tim Arjuna UGM mendukung keberlangsungan transisi energi berkelanjutan dan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Untuk Transportasi Jalan.
Baca : Mobil Listrik Makin Populer, Bagaimana Nasib Supercar Tucuxi Karya Anak Bangsa
Ia berharap Tim Arjuna UGM dapat berkontribusi dengan baik dan signifikan terhadap pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia serta membanggakan bangsa dan almamater.
Tim Arjuna, kata dia, menjadi tim Formula Student Electric Vehicle pertama dari Indonesia yang aktif mengikuti berbagai perlombaan di kancah nasional maupun internasional dengan menyematkan pengembangan inovasi-inovasi baru terkait riset yang dilakukan pada mobil Formula SAE Electric setiap tahunnya.
“Riset kami dalam pembuatan konsep mobil untuk lima penumpang yang diberi nama Arcana terus menjadi salah satu sorotan publik dan mereka ingin kami segera merealisasikannya,” kata Gusti Ngurah
Sumber | ANTARA
Editor | MAHBUB








Komentar