PT Columbus Diduga Tahan Ijazah Mantan Karyawan, Dwi: Ijazah Hilang di Tangan Mereka

gNews.co.id – Seorang mantan karyawan PT Columbus Cabang Tolitoli, Dwi Wahyono, mengaku kehilangan ijazah asli Sekolah Menengah Atas (SMA) miliknya setelah menyerahkannya kepada pihak manajemen perusahaan saat masih bekerja.

Dwi menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula saat ia diterima bekerja sebagai marketing di PT Columbus Tolitoli pada tahun 2024.

Dua bulan berselang, ia diangkat menjadi analis, posisi yang menurut kebijakan perusahaan mewajibkan penyerahan ijazah asli.

“Waktu saya jadi analis, ijazah saya diminta Kepala Cabang untuk dikirim ke Palu. Karena sudah jadi staff, ijazah saya ditahan,” ujar Dwi saat diwawancarai melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu (18/6/2025).

Delapan bulan bekerja, Dwi memutuskan untuk mengundurkan diri (resign) dan meminta ijazah aslinya dikembalikan oleh Kepala Cabang Columbus Tolitoli bernama Irlan. Namun, upayanya tidak membuahkan hasil.

“Saat saya minta, katanya tunggu dulu karena masih dikirim dari Palu. Tapi setelah saya tunggu berminggu-minggu, tidak ada kejelasan

Kemudian dia bertanya lagi, mereka katakan hilang di Tolitoli karena keteledoran admin saat pengiriman melalui rental,” ungkapnya.

Keterangan tersebut justru membingungkan Dwi. Dia bingung, mengapa ijazahnya hilang di Tolitoli, karena dulunya saat diminta pihak perusahaan katanya dikirim ke Palu.

Lebih lanjut, Dwi mengungkapkan bahwa pihak perusahaan sempat menjanjikan akan membantu proses penerbitan ulang ijazah menggunakan orang dalam.

Namun, janji itu tidak pernah direalisasikan. Sebaliknya, Dwi diminta untuk mengurus sendiri laporan kehilangan ke kepolisian.

“Dia bilang, saya harus ke kantor polisi dan cari dua orang teman seangkatan untuk urus ijazah ulang. Saya bingung, ini ijazah hilang di tangan mereka, tapi kenapa saya yang harus tanggung jawab,” katanya.

Baca: PT CAS Bakal Bawa Geliat Ekonomi di Morut: Warga Desa Sambut Antusias Investasi Perusahaan Sawit

Komentar