Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan memerlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, organisasi profesi, institusi pendidikan, dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Wagub Reny juga menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru dapat membentuk organisasi yang solid, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Jadikan PDS PatKLin sebagai rumah besar para profesional yang menjunjung tinggi etika, kompetensi, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Usai acara pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan simposium bertajuk “BRIDGING THE GAP: Integrating Laboratory Evidence into Daily Hematologic and Transfusion Decision”.
Wakil Gubernur Reny Lamadjido hadir sebagai salah satu narasumber dengan membawakan materi tentang Etika Kedokteran.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PDS PatKLin, Teguh Triyono, beserta para pemangku kepentingan dan undangan lainnya dari dunia kesehatan di Sulteng.








Komentar