Command Center adalah Complain Handeling Pemprov Sulteng: Menunggu Satu Dekade Anwar Hafid Berani Wujudkan

Jika Pemprov Sulteng hari ini telah melangkah maju beberapa langkah, maka seharusnya Ombudsman tidak berjalan santai.

Ombudsman mesti berlari lebih kencang, bukan hanya berbagi pengalaman, tetapi bergandengan tangan secara aktif untuk memajukan kualitas pelayanan publik di daerah.

Hal yang sama berlaku bagi Komnas HAM, KPID, KID, NGO, serta insan pers di Sulteng. Mereka bukan penonton, melainkan bagian penting dari ekosistem pengawasan dan partisipasi publik.

Kehadiran mereka di pusat komando pengaduan publik akan memperkuat akuntabilitas, menjaga independensi, dan memastikan suara rakyat tidak berhenti di ruang laporan semata.

Pada akhirnya, keberhasilan sistem ini bukan diukur dari kecanggihan teknologi, melainkan dari sejauh mana ia mampu mengubah keluhan menjadi kebijakan, kritik menjadi koreksi, dan aspirasi menjadi keadilan sosial.
Selamat bekerja.

Baca: Polemik Undangan Pelantikan Moh. Nadir Sudah Jelas, Sofyan Lembah: Gubernur Jangan Dijadikan Tumpuan Kesalahan

Penulis adalah Social Worker (pekerja sosial), mantan Ketua Ombudsman Perwakilan Sulteng, dan juga merupakan salah seorang tokoh di daerah

Komentar