gNews.co.id Dalam rangka menyukseskan visi dan misi Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, MM., AIFO dan Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin, serta mendukung program unggulan Banggai Cerdas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai menggelar pelatihan pengelolaan keuangan BOS PAUD.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin (28/07/2025) hingga Kamis (31/07/2025), bertempat di Hotel Kota, Luwuk.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Safrudin Hinelo, S.STP., M.Si., yang diwakili oleh Kepala Bidang PAUD dan PNF, Syamsul Bahri Lanta, S.STP.
Kegiatan diikuti oleh seluruh kepala PAUD dari 24 kecamatan di Kabupaten Banggai, dengan menghadirkan narasumber dari DPKAD, Inspektorat, Disdikbud Banggai, dan tim ahli dari Admint Markas.
“Pelatihan ini penting untuk memastikan para pengelola BOS PAUD memahami dan mampu mengaplikasikan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan dana BOS,” ujar Syamsul dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa penguasaan aplikasi digital menjadi kebutuhan utama dalam era modern saat ini, termasuk dalam tata kelola keuangan pendidikan.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari penyelarasan dengan Gerbang Cerdas, program strategis Pemda Banggai periode 2025–2030 yang mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi dan data.
Dengan begitu tujuan dari kegiatan ini guna dapat :
1. Meningkatkan pemahaman tentang tata kelola keuangan BOS sesuai regulasi pemerintah.
2. Mengoptimalkan pemanfaatan dana BOS untuk peningkatan kualitas layanan PAUD.
3. Mendorong pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel.
4. Mengintegrasikan sistem pelaporan dengan platform digital Gerbang Cerdas.
5. Memperkuat sinergi antara PAUD dan Pemda dalam pelaksanaan program pendidikan.
Sehingga harapan dari pihak disdikbud agar semua bisa menerapkan melalui pelatihan ini, diharapkan para pengelola PAUD dapat mengelola dana BOS secara efektif dan sesuai prinsip good governance.
Sistem pengelolaan yang transparan melalui Gerbang Cerdas juga ditargetkan mampu mencegah penyimpangan anggaran dan meningkatkan kepercayaan publik.
Di akhir sambutannya, Safrudin melalui Kabid Syamsul Bahri Lanta berpesan agar seluruh kepala sekolah, tenaga pendidik, operator, dan bendahara PAUD senantiasa menjalin kolaborasi tanpa perbedaan pendapat yang dapat menghambat tujuan bersama.












Komentar