gNews.co.id – Dalam upaya meningkatkan mutu dan pemerataan akses pendidikan anak usia dini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai menggelar Rapat Penegerian PAUD Gelombang II Tahun 2025, bertempat di ruang Bidang PAUD dan PNF, Selasa (14/10/2025).
Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF), Syamsul Bahri Lanta, S.STP, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, mewakili Kepala Dinas Safrudin Hinelo, S.STP, M.Si.
Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi terkait, antara lain Badan Pertanahan Nasional (BPN), Bappeda, BKPSDM, Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal), serta Bagian Hukum Setda Banggai.
Menurut Syamsul Bahri Lanta, penegerian PAUD merupakan proses pengalihan status lembaga PAUD dari swasta menjadi negeri, di mana lembaga tersebut akan dikelola langsung oleh pemerintah dan menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional.
Melalui penegerian PAUD, pemerintah berupaya meningkatkan akses, kualitas, dan kesetaraan pendidikan bagi seluruh anak usia dini, terutama bagi keluarga kurang mampu,” ujar Syamsul Bahri.
Ia menjelaskan, tujuan penegerian PAUD antara lain untuk :
1.) Meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat luas, khususnya keluarga prasejahtera.
2.) Meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan melalui dukungan sumber daya dan pengawasan pemerintah.
3.) Mewujudkan kesetaraan layanan pendidikan anak usia dini bagi seluruh lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, Syamsul Bahri menambahkan, manfaat penegerian PAUD juga sangat dirasakan oleh masyarakat, di antaranya biaya pendidikan yang lebih terjangkau, kualitas pendidikan lebih terjamin, serta tersedianya sarana dan tenaga pendidik yang lebih memadai.
Dengan penegerian PAUD, kita berharap mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Banggai semakin meningkat dan mampu menciptakan generasi emas di masa depan,” pungkasnya.








Komentar