Gubernur Sulteng Pimpin Rakor TPID: Beras Disebut Pemicu Utama Inflasi 3,62 Persen

Irfan menekankan perlunya pengelolaan ulang alokasi beras agar pasokan untuk Sulteng diprioritaskan sebelum dijual ke provinsi lain.

Ia juga mengingatkan potensi gangguan pengeringan hasil panen akibat musim hujan di bulan Oktober.

Oleh karena itu, upaya menjaga kualitas beras dan memperkuat rantai distribusi, termasuk peningkatan kapasitas rice milling unit di daerah seperti Parigi Moutong, harus segera dilakukan.

“Kalau produksi bisa diolah maksimal di daerah sendiri, kualitas beras lebih terjaga dan distribusinya lebih lancar,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini menegaskan empat fokus utama TPID, menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif.

Baik Gubernur maupun Kepala BI sepakat bahwa pengendalian ekspektasi masyarakat sama pentingnya dengan menjaga stok beras.

“Otoritas harus hadir di pasar. Masyarakat harus yakin bahwa pemerintah menjaga harga tetap stabil. Ekspektasi positif ini akan membantu menahan laju inflasi,” tandas Anwar Hafid.

Baca: BERANI Berkah, Gubernur Anwar Hafid: Saya Yakin BMA Memiliki Peran Strategis Jaga Nilai Luhur

Komentar