Sementara itu, Hendly Mangkali sendiri mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas putusan hakim. Ia menganggap hari itu sebagai momen bersejarah dalam hidupnya.
“Terima kasih, hari ini momen bersejarah bagi saya pribadi. Akhirnya putusan hakim inilah yang buat hati saya senang dan bahagia,” ucap Hendly kepada awak media yang menemuinya.
Dalam kesempatan tersebut, Hendly secara khusus menyampaikan terima kasih kepada keluarganya, terutama sang istri tercinta, Ise Morta, yang senantiasa memberikan dukungan dan semangat selama proses hukum berlangsung. Ia juga mengapresiasi dukungan dari para sahabat dan rekan-rekannya.
“Saya tidak bisa balas dengan apa-apa bantuan dari sahabat dan rekan-rekan. Saya ucapkan terima kasih. Semoga Tuhan membalas dukungan dan supportnya kepada saya,” tuturnya.
Jurnalis asal Kabupaten Morowali Utara ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam atas penetapan status tersangka yang sempat dialaminya. Ia mengaku telah menjalani seluruh proses hukum dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.
“Saya ikhlas. Tidak ada dendam. Dan proses hukum sudah saya jalani. Tidak sedikit juga pihak yang beri support dan menguatkan saya,” pungkas Hendly.
Baca: Sidang Praperadilan Jurnalis Hendly Mangkali Memanas: Sumpah Berani Mati hingga Teriakan Pengunjung













Komentar