Masa Depan Teluk Tomini di Bawah Bayang-Bayang Merkuri Akibat PETI dan Strategi Mitigasi yang Mendesak

Kesimpulan: Menentukan Masa Depan Teluk Tomini

Teluk Tomini kini berada pada titik kritis. Kita dihadapkan pada dua pilihan: membiarkan kerusakan terus terjadi hingga tak lagi dapat dipulihkan, atau mengambil langkah tegas untuk menyelamatkannya.

Dengan komitmen semua pihak pemerintah, masyarakat, dan dunia internasional Teluk Tomini masih dapat diselamatkan.

Kini adalah saat paling tepat untuk bertindak. Teluk Tomini adalah warisan generasi mendatang, dan kita berkewajiban memastikan ia tetap hidup, lestari, dan memberi manfaat bagi semua.

Baca: Ini Catatan “Dosa” PT GNI Diungkap Komnas HAM Sulteng, Pemerintah Jangan Hanya Sejahterakan Pengusaha dan Satu Negara Tertentu!

Penulis tinggal di Mbaliara, Parigi Barat.
Pernah menjabat Kepala Divisi Pendidikan & Advokasi HAM Yayasan Pendidikan Rakyat (YPR) Palu, Deputy Direktur dan Ketua Dewan Daerah Walhi Sulteng, anggota Dewan Nasional Walhi, Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif pertama LPS-HAM Sulteng, Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng, Konsultan Riset Ketahanan Pangan di Lembah Baliem (Wamena), Jayawijaya, Papua (2004), serta anggota Dewan Pendiri YLBH Sulteng.

Komentar