Selain itu, ada beberapa hal yang lebih spesifik dalam memengaruhi hasrat atau dorongan seks pada setiap orang. Berikut beberapa di antaranya:
• Kecemasan, stres, dan depresi.
• Penyakit.
• Tingkat kelelahan.
• Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan.
• Kondisi lingkungan dan kehidupan.
• Pengalaman pelecehan seksual.
• Efek pengobatan.
• Kualitas hubungan atau interaksi dengan pasangan.
• Menopause.
• Ransangan sensorik.
Tingkat Libido pada Seseorang
Setelah mengetahui berbagai faktor yang memengaruhi libido atau dorongan seksual, Anda juga perlu mengetahui tingkat hasrat seksual yang ada pada setiap orang. Dalam hal ini, ada dua kondisi diagnostik, yaitu hypoactive libido.dan hyperactive libido. Hypoactive libido adalah tingkat dorongan seksual yang rendah pada diri seseorang. Sedangkan, hyperactive libido adalah kondisi dorongan seksual yang tinggi pada diri seseorang.
Tinggi dan rendahnya libido atau dorongan seksual dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Antara lain, kondisi kesehatan, kualitas hubungan dengan pasangan, faktor pengobatan, serta pengalaman kekerasan seksual yang dialami oleh seseorang. Masing-masing faktor tersebut dapat memberikan efek tersendiri pada keinginan seseorang untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan.
Namun, tinggi rendahnya libido akan menjadi masalah jika terjadi ketidakseimbangan antara hasrat Anda dengan pasangan. Hal ini menunjukkan minat antar setiap orang akan dorongan seksual berbeda-beda, sehingga masing-masing pasangan harus menyesuaikan diri satu sama lain untuk menciptakan gairah seksual dalam hubungan yang sehat. BB
Baca: Pesona Gadis Cilik Karawang Pamer Batik di Mancanegara
Artikel ini sudah tayang di PYFA HEALT pada 10 Oktober








Komentar