gNews.co.id,- Aktivitas penerbangan di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kembali berjalan pada Jumat (16/10/2026), setelah sebelumnya mengalami gangguan akibat kabut asap tebal yang berdampak pada jarak pandang di area bandara.
Kepala Seksi Jasa Kerja Sama Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Syukuran Aminuddin Amir Luwuk, Eko Budi Haryono, Mewakili Kabandara menyampaikan bahwa penerbangan kembali dapat dilaksanakan setelah kondisi jarak pandang dinilai memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan berdasarkan informasi meteorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Hal tersebut disampaikan Eko kepada awak media saat ditemui di Posko Pemantauan Kabut Asap di Kantor Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk, Jumat (16/10/2026).
Menurut Eko, fenomena kabut asap yang terjadi beberapa hari terakhir menjadi kendala bagi operasional penerbangan. Kondisi tersebut bahkan menyebabkan sejumlah jadwal penerbangan mengalami penundaan.
Sejujurnya, ini baru pertama kali selama kami memberikan layanan penyelenggaraan bandar udara di sini terjadi fenomena kabut asap seperti ini hingga menyebabkan gangguan penerbangan,” ungkap Eko.
Meski demikian, pihak bandara terus berupaya memberikan pelayanan serta menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya para pengguna jasa penerbangan yang terdampak perubahan jadwal.
Alhamdulillah, hari ini, Jumat, 16 Oktober, penerbangan sudah bisa dibuka kembali karena berdasarkan rilis data meteorologi dari BMKG, jarak pandang di Bandara Luwuk sudah memenuhi syarat untuk dilakukannya penerbangan kembali,” jelasnya.
Eko menerangkan, pada hari tersebut pesawat Batik Air dari Makassar telah mendarat di Luwuk sekitar pukul 11.35 WITA. Selain itu, penerbangan Wings Air dari Manado juga telah mendarat dan dijadwalkan kembali menuju Manado.
Sementara itu, penerbangan berikutnya dari Makassar dijadwalkan berlangsung pada sore hari. Pihak bandara berharap kondisi kabut asap tetap terkendali agar jarak pandang berada di atas lima kilometer sehingga operasional penerbangan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Menurutnya, kelancaran penerbangan selanjutnya sangat bergantung pada kondisi cuaca dan jarak pandang, baik di Bandara Luwuk maupun di bandara asal pesawat.
Oleh karena itu, pihak bandara mengimbau seluruh calon penumpang untuk terus memantau informasi resmi dari maskapai penerbangan masing-masing, terutama apabila terdapat perubahan jadwal keberangkatan maupun kedatangan.
Selanjutnya kami mengimbau para penumpang agar terus memonitor informasi dari pihak maskapai sehingga tidak ketinggalan penerbangan dan selalu mengetahui apabila ada pembaruan jadwal,” tutup Eko.
Pihak bandara berharap kondisi jarak pandang tetap memenuhi persyaratan keselamatan sehingga aktivitas penerbangan di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk dapat berlangsung normal dan pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan lancar.(DQ74).
#BandaraLuwuk #KabutAsap #PenerbanganLuwuk #BatikAir #WingsAir #BMKG #UPBULuwuk #KabupatenBanggai #InformasiPenerbangan #gNewscoid













Komentar