Diketahui, di lokasi Bengka ada dua hingga empat unit excavator yang diduga milk HB melakukan aktivitas ilegal dengan mengeruk material.
Sumber tim media menyampaikan adanya aktivitas PETI alias tambang emas ilegal di Desa Lobu dan di beberapa titik lokasi lainnya diantaranya Lemo, Bengka, Tagena dan Nasalane.
Sumber menyebut, para pelaku dan pemilik dengan inisial JM, AE, JL, SN, HD, PL, dan HB adalah para pemain PETI sekaligus juga pemilik alat berat.
Di Nasalane ada 8 unit alat berat. 5 unit diduga milik JL, dan 3 unit yang belum diketahui siapa pemiliknya. Sementara di Bengka 4 unit diduga milik SM.
Kemudian, di lokasi Lemo belum diketahui jumlah alat berat diduga pemiliknya JM dan AE. Sedangkan alat berat yang saat ini bekerja di lokasi Bengka milik HB.
Baca: PETI di Tabong Marak Kembali, Aktivis Muda NU Nilai Polda Kurang Serius Tindak Pelaku














Komentar