Proses! Cudy Tuding ada Penggerak Massa Menyerang Kantor Kontraktor PT. CPM

Baca: BMKG: Sulteng Siaga Hujan Lebat, Dampaknya Potensi Banjir
Ia yakin, aksi penyerangan kantor oleh massa bukan murni dari masyarakat, melainkan ada yang menggerakan mereka sehingga terjadi perusakan.

“Yang mo dapat doi (mau dapat uang) Tati, Hartati, model – model itu. Agus juga. Agus kalau sama saya tidak. Kalau di sana dia juga cari – cari ini,” ungkapnya.

Gubernur Cudy bahkan menuduh, kedua oknum itu ingin mendapatkan uang dari pemodal luar, supaya ikut terlibat tambang di Poboya.

Pemodal tersebut tambah dia, menginginkan supaya ikut menggarap lokasi tambang emas.

“Nanti kita bilang sama toke – toke itu. Kalau dia membeli berarti penada ya, ingat itu,” tegas Gubernur Cudy.

Dia mengatakan silahkan menambang di mana saja, tapi kalau dilarang dengan status penada maka tidak dibolehkan.

Gubernur Cudy tidak menyebut secara rinci siapa oknum (Toke) yang dimaksud. BB

Komentar