Terbaru, momentum Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah pada Rabu 10 April 2024, AA bertemu dua orang seniornya di Pemuda Pancasila (PP), yakni Arus Abdul Karim dan Longki Djanggola di rumah jabatan Wakil I Ketua DPRD Sulteng.
Meskipun pertemuan itu sudah ditepis oleh Longki Djanggola dengan menyatakan bahwa peristiwa itu hanya kebetulan saja.
“He he he pertemuan itu hanya kebetulan ketemu di rumahnya Pak Arus Waket 1 DPRD Provinsi” ungkapnya.
Longki mengaku, Dia dan istri datang untuk silaturahmi dengan Muharam Nurdin dan Arus Abdul Karim yang merupakan tetangga rumah jabatan pimpinan DPRD Sulteng.
“Rupanya di rumah Pak Arus sudah ada Pak Ahmad Ali dkk (dan kawan-kawan). Yah sekedar bersilaturahmi n berminal aidin walfaizin,” jelas mantan Bupati Parimo dua periode itu dilansir dari kabarselebes.id.
Safari politik AA ini semakin menguatkan spekulasi publik bahwa AA berpotensi akan ‘memborong’ partai untuk memuluskan langkah menuju Pilgub Sulteng.
Informasi yang diperoleh dari sumber terpecaya, AA bahkan hanya menyisahkan dua partai, yaitu Gerindra dan Perindo untuk kandidat lain.
AA akan melepas Gerindra, jika jalur komunikasi menemui kebuntuan. Namun demikian, sejauh ini jalinan komunikasi politik dengan Ketua DPRD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola dan elit-elit Gerindra Pusat masih berjalan sangan baik dan cair.
Sumber ini lagi mengungkap, rumor mengenai skenario AA menginginkan Pilgub Sulteng ke depan hanya diikuti dua pasangan kandidat terus menggelinding. Yang jelas AA maju sebagai kandidat, entah siapa yang akan menjadi lawannya nanti.












Komentar