Dalam catatan yang diberikan, FCR nantinya akan digunakan sebagai stabilisasi jaringan yang juga biasa disebut sebagai cadangan kontrol primer. Teknologi ini nantinya akan menjadi penolong pertama jika terdapat gangguan pada frekuensi.
Teknologi ini bekerja untuk mendeteksi arus jangka pendek pada jaringan listrik, sehingga teknologi ini akan secara otomatis menyeimbangkan arus tersebut agar lebih stabil.
Untuk diketahui bersama, pengujian ini menggunakan produk mobil Honda e yang diproduksi secara massal dan sudah memenuhi syarat untuk mendukung stabilitas jaringan melalui penyediaan FCR instan ke Operator Sistem Transmisi (TSO). Dimana, enam mobil Honda e ini diisi dengan menggunakan pengisi daya CCS dua arah Honda Power Manager.
Baca : Berapa Harga Mobil Listrik Outlander PHEV? Cek di Sini
Hasil dari pengujian ini memperlihatkan bahwa Honda mampu memenuhi standar tinggi dalam pengisian daya dengan memastikan frekuensi grid 50Hz yang stabil.
Sumber | Antara













Komentar