Di Tangan Gubernur Anwar Hafid, Capaian ini bukan Sekadar Penghargaan Melainkan Fondasi untuk Lompatan Pembangunan Berikutnya
gNews.co.id – Suasana haru dan bangga menyelimuti Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (2/6/2026).
Di hadapan seluruh pemangku kepentingan daerah, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) secara resmi menyerahkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Capaian ini bukan sekadar angka. Ini adalah opini WTP ke-13 yang berhasil dipertahankan Pemprov Sulteng secara berturut-turut sebuah rekor konsistensi pengelolaan keuangan yang membanggakan di tengah dinamika pergantian kepemimpinan.
Penyerahan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Arnila Hi. Moh. Ali, didampingi Wakil Ketua II, Syarifudin Hafid.
Hadir pula Staf Ahli Bidang Keuangan Pemerintah Pusat BPK RI, Ahmad Adib Susilo, Kepala BPK Perwakilan Sulteng I Putu Wisudhantara, Sekdaprov Novalina, jurnalis Forkopimda, serta seluruh kepala perangkat daerah.
WTP ke-13 adalah Kebahagiaan Tersendiri
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, opini ini terasa istimewa karena diraih pada tahun pertama masa kepemimpinannya.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya. WTP ke-13 merupakan capaian luar biasa bagi Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid dengan penuh haru.
Dia bersyukur karena pada tahun pertama pemerintahannya, opini WTP tetap dapat dipertahankan sebagai bentuk keberlanjutan fondasi tata kelola yang telah dibangun oleh para pemimpin sebelumnya.
Mantan Anggota DPR RI tak lupa mengapresiasi seluruh jajaran Pemprov, DPRD, dan khususnya BPK RI yang terus mendampingi dan membina pengelolaan keuangan daerah.
Fokus Utama: Data yang Valid
Di balik predikat WTP, Gubernur Anwar Hafid menyoroti satu hal krusial: data. Menurut mantan Bupatin Morowali dua periode itu, validitas data adalah fondasi kebijakan yang akuntabel.














Komentar