BEM dan Menwa Unida Bersatu dan Berdamailah Selesaikan Masalah

Pada Selasa (13/9/2022), eksistensinya tengah diuji. Bermula dari silang pendapat antara pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unida dengan para anggota Menwa yang menjadi Panitia Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Dari informasi yang dihimpun Berni News, pada sekitar 07.45 WIB, anggota Menwa yang bertugas mendapati beberapa mahasiswa baru terlambat. Dengan sikap tegas ala Menwa, mereka pun ditegur. Agar tak terlambat, para mahasiswa baru ini diminta berlari ke tempat kawan – kawannya berkumpul.

Baca: Kritik Pedas Cicit Pendiri Alkhairaat soal Hibah Rp 14 Miliar APBD untuk Munas KAHMI

Sikap tegas itu dianggap sebagai tindakan kekerasan verbal oleh beberapa pengurus BEM. Padahal, sikap itu biasa dipraktikan dalam kehidupan berorganisasi Menwa.

Dalam siaran pers BEM Unida, mereka menyebutkan ‘Merujuk pada Pedoman PKKMB Kemendikbud Ristek, Bagian Azas Pelaksanaan Point 3, tentang azas humanis, dijelaskan bahwa kegiatan pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab, dan prinsip persaudaraan’.

Komentar