Kini empat tahun telah telah berlalu walaupun duka yang mendalam dan rasa trauma masih membayangi tapi tentu semua harus dihadapi dengan iklas dan lapang dada seraya berserah diri pada Zat Pencipta. Sebagai umat beragama tentu kita semua percaya bahwa Allah punya rencana dan kehendak lain.
Akhirnya mari bersama – sama kita bacakan Alfatiha seraya berdoa dan berharap semoga saudara-sadara tercinta mati syahid.
Dan semua sahabat dan kerabat tercinta yang telah mendahului kita akibat menjadi korban bencana itu kini mereka tenang berada di alam penantian.
Insha Allah semua amal mereka akan diterima, diberi safaat dan diampuni dosa – dosanya serta mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya.
Palu, 28 September 2022
Penulis Merupakan Pegiat Jurnalisme Warga (Citizen Journalism), Penulis Freelance, Pegiat Media Sosial dan Akademisi UNTAD Palu.








Komentar